Rabu, 04 Juli 2012

Partikel "Mirip" Partikel Tuhan Ditemukan



JENEWA, KOMPAS.com - Pencarian Partikel Tuhan atau Higgs Boson sampai pada salah satu titik yang membahagiakan. Hari ini, ilmuwan Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir (CERN) mengumumkan keberhasilannya menemukan partikel baru yang konsisten dengan Higgs boson.

"Penemuan baru kami konsiten dengan Higgs boson yang telah lama dicari. Kita telah membuat lompatan besar dalam pemahaman kita tentang semesta," ungkap Direktur CERN, Rolf Heuer, seperti dikutiop kantor berita AFP, Rabu (4/7/2012).

"Penemuan partikel ini akan membuka jalan untuk penelitian lebih detail, yang memerlukan data statistik lebih besar, yang akan mengurai karakteristik partikel yang ditemukan dan menguak misteri lain tentang alam semesta," kata Peter Higgs, ilmuwan Inggris yang mencetuskan landasan konseptual tentang Higgs boson.

Higgs boson adalah partikel misterius yang selama ini hanya eksis dalam teori. Pencarian Higgs boson berguna untuk mensahihkan Standar Model Fisika Partikel, terutama menerangkan mengapa suatu partikel memiliki massa dan yang lain tidak.

Diketahui, pada masa awal semesta, tepatnya setelah Big Bang, semua partikel tidak memiliki massa. lalu pada saat semesta mendingin, gaya yang disebut medan Higgs terbentuk bersama Higgs boson. Interaksi dengan Higgs boson menentukan apakah partikel akan memiliki massa.

Jika interaksi dengan Higgs boson semakin kuat, maka partikel tersebut akan memiliki massa yang semakin besar. Sebaliknya, jika berhasil lolos dari pengaruh Higgs boson, maka partikel takkan memiliki massa. Contoh yang tidak memiliki massa adalah foton cahaya.

Medan Higgs dan Higgs boson begitu penting. Tanpa adanya medan Higgs, semesta akan menjadi tempat yang sangat berbeda. Atom sulit terbetuk dan ikatan kimiat pun demikian. Tanpanya, planet, galaksi dan tentunya makhluk hidup takkan mungkin tercipta.

Perburuan Higgs boson di CERN dilakukan oleh dua eksperimen, Compact Muon Solenoid (CMS) dan A Toroidal LHC Apparatus (ATLAS). Perburuan dilakukan dengan menumbukkan partikel dan mengobservasi adanya Higgs boson. Higgs boson sendiri tak diamati secara langsung sebab umurnya pendek. yang diobservasi ialah jejaknya.

Hasil eksperimen CMS yang diumumkan hari ini menyatakan bahwa mereka telah menemukan partikel dengan massa 125,3 gigaelectrovolt (GeV), sekitar 133 kali lebih lebih besar dibandingkan massa proton yang tersimpan dalam setiap atom. Sementara hasil eksperimen ATLAS menunjukkan massa 126 GeV.

Kesahihan hasil analisis dinyatakan dalam signifikansi statistik. Untuk CMS, signifikansinya adalah 4,9 sigma, berarti peluang hasil salah adalah 1 dibanding 2 juta. Sementara, signifikansi ATLAS adalah 5 sigma, berarti kemungkinan hasil salah adalah 1 dibanding 3,5 juta. Hasil ini cukup meyakinkan ilmuwan bahwa mereka menemukan boson.

Dalam pengumuman hasil riset kali ini, ilmuwan menyatakan bahwa mereka menemukan partikel yang konsisten dengan Higgs boson. Hal ini berarti bahwa para ilmuwan belum yakin bahwa boson yang ditemukan adalah Higgs boson atau Partikel Tuhan.

"Ini mungkin Higgs boson, tetapi mungkin juga sesuatu yang lebih besar, yang akan membuak pintu menuju teori baru yang melampaui Standar Model," ungkap Anthony Thomas dari University of Adelaide yang diamini oleh fisikawan CERN, Yves Sirois.

Langkah ke depan, baik CMS maupun ATLAS masih akan terus bekerja untuk mengurai karakteristik partikel yang baru saja ditemukan. Hanya dengan mengetahui ciri-ciri partikel tersebut, konfirmasi bahwa partikel baru merupakan Partikel Tuhan bisa dinyatakan. Pencarian Higgs boson masih akan terus berlanjut.

Rabu, 07 Maret 2012


PLN Jalin Kerjasama Dengan TII Dalam Penerapan GCG

Nur Pamudji
Alamsyah Pua Saba
alam@majalahtambang.com

Jakarta-TAMBANG- PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menjalin kerjasama dengan Tranparency International Indonesia (TII), dalam menjalankan Good Corporate Governance (GCG) dan menegakan penyelenggaraaan korporasi yang bebas dan anti korupsi.

Naskah kesepakatan kerjasama antar keduanya, ditandatangani oleh Direktur Utama PLN Nur Pamudji dengan Ketua Dewan Pengurus TII Natalia Subagio, I kantor PLN Pusat (Selasa,6/3).

Kerjasama ini, menurut Nur Pamuji untuk memastikan, bahwa PLN dalam menjalankan usahanya menyediakan listrik bagi masyarakat luas, sungguh-sungguh menerapkan praktek GCG dan anti korupsi. 

Ruang lingkup kerjasama ini meliputi reformasi dalam Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) serta reformasi di sisi pelayanan pelanggan. Nantinya dalam pelaksanaan kerjasama ini, selain akan dilakukan studi pemetaan dalam tahapan/proses PBJ dan administrasi proses pelayanan pelanggan, juga akan dilakukan perbaikan dan penyempurnaan kebijakan terkait dengan PBJ dan pelayanan pelanggan.

“ Kami yakin sistem yang baik itu bisa dibangun dan dengan sistem yang baik pula akan bisa menangkal praktek-praktek korupsi “, tegas Nur Pamudji. Senada dengan Nur Pamudji, Ketua Dewan Pengurus TII Natalia Subagio mengungkapkan kegembiraannya, PLN bisa menjadi BUMN yang pertama menjalin kerjasama dengan TII. “Harapan kami sangat tinggi atas keberhasilan kerjasama ini. Kami berharap, apabila PLN bisa menjadi pelopor maka BUMN lain akan mengikuti langkah PLN”, katanya menambahkan.

Upaya untuk memperbaiki sistem di dalam tubuh PLN, menurut Natalia merupakan langkah yang sangat strategis. Sebab membangun sistem memang tidak mudah. Tantangan tersulit adalah mendapatkan by in dari kalangan internal. Semua level harus terlibat, bahkan Serikat Pekerja juga harus diajak karena ini merupakan bagian dari sistim di dalam tubuh PLN. 

“Kami gembira direksi PLN memiliki komitmen yang sangat tinggi untuk membangun dan membentuk sistem yang sustainable yang sejalan dengan penerapan GCG dan prinsip anti korupsi. Hal ini menunjukkan keseriusan PLN dalam upaya pemberantasan korupsi. Dengan demikian, publik semakin mengetahui bila kondisi PLN semakin baik “, ujarnya menjelaskan.

Diharapkan dengan adanya kerjasama ini, baik PLN maupun pelanggan, vendor/mitra kerja dan stake holder lainnya sama-sama dapat terhindar dari kegiatan-kegiatan yang berpotensi menimbulkan korupsi.

Kamis, 02 Februari 2012

4 Superhero Siap Ubah Citra BlackBerry







The Bold Team - Research In Motion (RIM) menampilkan empat karakter superhero yang mencerminkan pengguna BlackBerry. Dua laki-laki dan dua perempuan itu tergabung dalam The Bold Team. 
Keempat superhero ini memiliki nama, sifat, dan misi masing-masing : 
1.  Gogo Girl - The Achiever. -- Memiliki strategi brilian dan banyak akal, murah senyum, pintar, serta tidak sembrono
2.  Max Stone - The Adventurer. -- Berani, lincah, tanggap, tangguh, bangga, dan agak liar
3.  Justin Steele - The Advocate. -- Selalu siap membela teman, terbuka, baik hati, dan penyayang
4.  Trudy Foreal - The Authentic -- Tidak takut berbicara berdasarkan fakta yang dilihatnya, ingin tahu, waspada, dan menawan.
RIM mengatakan The Bold Team tidak dimaksud untuk ikon iklan baru. Melainkan hanya untuk "sedikit bersenang-senang".
Di sisi lain, CEO Thorsten Heins memang meminta tim pemasaran RIM untuk mengubah strategi. RIM pun hadir dengan kampanye #BeBold lewat Twitter
Lewat strategi yang baru, RIM ingin mendekatkan diri pada konsumen, mengembalikan citra dan memperbaiki posisi BlackBerry di pasar global. Bisakah empat jagoan ini membantu misi tersebut? (amkip)

Kamis, 12 Januari 2012

Indonesia Diperkirakan Bebas Subsidi BBM dan Listrik 2014

INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah memperkirakan 2014 Indonesia sudah terbebas dari beban anggaran subsidi BBM dan listrik.

Demikian disampaikan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Widjajono Partowidagdo saat ditemui di kantor ESDM, Jakarta, Rabu (11/1). "(Tahun) 2014 akhir, kemungkinan subsidi energi baik BBM dan listrik sudah tidak ada lagi," katanya.

Widjajono menggatakan, penghapusan subsidi tersebut akan dilakukan pemerintah secara bertahap melalui program konversi BBM ke BBG dan LGV yang akan mulai digalakkan lagi di 2012 ini. "Kalau dalam 3 tahun ini subsidi senilai Rp120 triliun bisa dihematkan lumayan buat pembangunan infrastruktur. Katanya, Indonesia butuh duit untuk pembangunan," ujarnya.

Dengan adanya konversi BBM ke BBG dan LGV tersebut, Widjajono berharap pada tahun 2014 semua kendaraan bermotor di Indonesia sudah menggunakan BBG atau LGV. (amkip)